
Kampung Tenun Khatulistiwa
Jl. Khatulistiwa, Gang Sambas Jaya
Kelurahan Batu Layang, Pontianak Utara
Gratis / Umum
Buka Setiap Hari 08.00 - 17.00
~15 KM dari Pusat
Sekitar 30 - 45 Menit berkendara
Sejarah & Latar Belakang
Bukan sekadar sentra produksi, Kampung Tenun tumbuh dari pengetahuan seorang perajin, kerja bersama warga, dan semangat membangun kembali kehidupan melalui kain tradisional. Terhampar sempurna di titik tengah segitiga emas dalam harmoni sejarah di antara kemegahan Tugu, kemuliaan makam sejarah, dan keasrian Bukit Rel.

“Keterampilan sejak kecil menjadi jalan bagi banyak keluarga untuk bangkit.”
Ibu Kurniati dan ilmu sejak kecil
Kampung ini diprakarsai Ibu Kurniati bersama warga setempat. Keahlian menenun yang beliau miliki sejak kecil kemudian dibagikan melalui pelatihan kepada para ibu di lingkungan Batu Layang.
Bangkit setelah konflik
Sentra tenun berkaitan dengan ketangguhan pengungsi dan pendatang korban konflik sosial masa lalu dari Sambas serta daerah lain di Kalimantan Barat yang bangkit secara ekonomi melalui kerajinan tenun tradisional.
Bagian dari jaringan puluhan perajin dan belasan rumah produksi mandiri.
Dari satu keterampilan menjadi sentra kota
±1999 — KINIMendapat pengakuan pemerintah kota
Mulai resmi dikenal dan dikembangkan sebagai kampung tematik serta memperoleh SK dari Pemerintah Kota Pontianak.
Pengetahuan menyebar
Kurniati melatih warga sekitar. Keterampilan berkembang dari rumah ke rumah hingga melibatkan puluhan perajin.
Sentra tenun terbesar di kota
Belasan produksi mandiri membentuk ekosistem kerajinan yang kini berkembang sebagai sentra tenun terbesar di Kota Pontianak dan destinasi wisata budaya.
Atraksi Wisata & Aktivitas
Kampung Tenun
Wisata belanja dan edukasi bertemu dalam pengalaman yang dekat: masuk ke rumah produksi, menyaksikan alat tenun bekerja, lalu mencoba keterampilan bersama warga.

Sumber Foto: Waskito Nugroho via Tim Integrated Terminal Pontianak
Dari melihat, mencoba, hingga membawa pulang cerita
Pengunjung dapat berbelanja langsung dari produsen sekaligus memahami waktu, ketelitian, dan pengetahuan yang tertanam pada setiap motif kain.
“Setiap helai menyimpan kerja tangan dan ingatan kampung.”
Melihat ATBM bekerja
Mengikuti proses pembuatan kain tenun tradisional secara manual dengan Alat Tenun Bukan Mesin di rumah warga.
Belajar menenun
Mengenal benang, pola, ritme tangan, dan ketelitian yang membuat kain sehelai demi sehelai.
Menjual & berbelanja
Belajar melihat nilai kerja sekaligus berbelanja langsung dari rumah produksi yang dikelola perajin.
Menari tradisional
Mengenal gerak dan ekspresi budaya Kalimantan Barat melalui seni tari tradisional yang sarat makna.
Memasak kuliner khas
Menyiapkan kuliner lokal bersama warga sambil mempelajari bahan dan cerita di balik hidangan.
Agrowisata & bersepeda
Menikmati jalur kampung melalui ruang hijau, kebun warga, dan tepian permukiman Batu Layang.
Kebutuhan dasar untuk kunjungan
Homestay & Penginapan
Pengalaman menginap berbasis komunitas membuat wisatawan lebih dekat dengan keluarga perajin, sementara akses dari pusat kota tetap praktis untuk kunjungan singkat.

Rumah warga sebagai ruang tinggal dan belajar
Beberapa rumah warga disiapkan untuk menerima wisatawan yang ingin tinggal bersama keluarga perajin lokal. Sistem homestay memberi kesempatan merasakan ritme kampung dan kegiatan produksi dari dekat.
Menuju Batu Layang
Ikuti jalur utama Jalan Khatulistiwa
Arah Pontianak Utara menuju Kelurahan Batu Layang.
Pilihan penanda perjalanan
Melalui Jembatan Kapuas atau bergerak ke arah Tugu Khatulistiwa.
Waktu tempuh menyesuaikan lalu lintas
Sisihkan waktu tambahan pada jam sibuk dan akhir pekan.
Jl. Khatulistiwa, Gang Sambas Jaya, Batu Layang, Pontianak Utara
Butuh hotel komersial atau berbintang?
Wisatawan biasanya menginap di pusat Kota Pontianak atau hotel terdekat di wilayah utara—seperti arah Singkawang atau sekitar Tugu Khatulistiwa—lalu melakukan perjalanan singkat ke kampung wisata.
Paket Wisata Keterampilan
Semua angka di bawah merupakan kisaran informasi, bukan harga final. Konfirmasikan kembali jadwal, kapasitas peserta, durasi, dan biaya langsung kepada pengelola sebelum berkunjung.
Belajar Menenun
Kisaran Informasisekitar Rp150.000Sesi pengenalan ATBM dan praktik dasar bersama perajin.
Memasak Kuliner Khas
Kisaran Informasisekitar Rp150.000Belajar bahan, resep, dan cerita hidangan lokal.
Menari Tradisional
Kisaran Informasisekitar Rp250.000Pengenalan gerak tari tradisional untuk pengunjung.
Belajar Merajut
Kisaran Informasisekitar Rp100.000Praktik rajut sederhana dengan bimbingan warga.
Kerajinan Batok Kelapa
Kisaran Informasisekitar Rp50.000Mengolah batok menjadi benda dekoratif atau souvenir.
Agrowisata Kampung
Kisaran Informasisekitar Rp20.000Menjelajah suasana kampung dan kawasan Batu Layang.
Rekomendasi oleh-oleh
Bawa pulang keindahan karya penenun lokal sebagai cinderamata bernilai budaya tinggi, langsung dari sentra pengrajin.

Songket Corak Insang Eksklusif
Kain tenun songket tenun tangan benang katun dan sutra dengan ragam variasi corak insang bernilai seni tinggi.

Selendang Tenun Insang Halus
Selendang anggun dengan motif khas Pontianak, cocok untuk pelengkap busana formal maupun cenderamata istimewa.

Busana & Kemeja Tenun
Inovasi busana siap pakai berpadu tenun corak insang karya desainer lokal Pontianak.

Motif unik untuk keseharian
Selain kain lembaran, pengrajin di Kampung Tenun menghasilkan beragam turunan produk kriya fungsional seperti tas selempang, dompet, sarung bantal, hingga suvenir cinderamata yang modis dan ramah kantong.
Setiap pembelian produk secara langsung mendukung keberlanjutan mata pencaharian penenun perempuan di Gang Sambas Jaya.