PANDUAN PERJALANAN WISATA

Ayo Menjelajah Pontianak Utara!

Eksplorasi ragam pesona Pontianak Utara sesuai ritme perjalanan Anda. Halaman ini merangkum panduan lapangan esensial untuk singgah di Tugu Khatulistiwa, Makam Batu Layang, rumah perajin Kampung Tenun, dan rute daki Bukit Rel.

Makam Batu Layang Pontianak Utara

Makam Batu Layang

“Berdiri tepat di garis lintang 0° 0' 0", menyajikan tugu kayu belian orisinal tahun 1928 di dalam kubah serta pelataran pembelah bumi utara-selatan”

Rute & Akses Menuju Lokasi

Alamat: Jl. Khatulistiwa, Kelurahan Batu Layang, Pontianak Utara (~14 KM dari Pusat).

Jarak & Waktu Tempuh

Dari pusat kota Pontianak, kompleks makam ini berjarak sekitar 14 KM dengan waktu tempuh normal 30–45 menit berkendara. Namun, jika Anda bertolak dari Tugu Khatulistiwa, jaraknya sangat dekat, hanya sekitar ±2 KM atau menelan waktu ±5 menit perjalanan saja.

Patokan Gapura Kuning

Arahkan kendaraan Anda lurus ke arah utara menyusuri Jalan Khatulistiwa. Perhatikan sisi jalan; saat sebuah gapura berwarna kuning terlihat, segera pelankan kendaraan. Belok masuk melewati gapura tersebut dan lanjutkan perjalanan sekitar 200 meter menuju area kompleks.

Pilihan Jalur Darat & Air

Untuk mencapai lokasi, pengunjung dapat menggunakan transportasi darat seperti kendaraan pribadi atau angkutan umum yang melintasi Jalan Khatulistiwa. Alternatif lain yang lebih tradisional, Anda juga bisa mencoba jalur air dengan menaiki sampan.

Tips & Info Praktis

Jam Operasional & Tiket

Kompleks makam terbuka untuk umum secara gratis dan beroperasi setiap hari dari pukul 08:00 hingga 17:00.

Etika & Aturan Berpakaian

Kawasan pusaka ini menuntut sikap tenang, sehingga pengunjung diharapkan menjaga ketenangan dan tidak mengganggu peziarah lain. Anda diwajibkan berpakaian sopan dan tertutup dengan menutupi bahu dan lutut, serta menghindari pakaian yang terlalu terbuka demi menghormati situs makam.

Aktivitas Kunjungan

Kunjungan yang baik mengutamakan doa dan penghormatan terlebih dahulu. Setelah itu, Anda bisa meluangkan waktu bersantai di tepi Sungai Kapuas, atau melakukan studi arsitektur dan nisan di dalam kompleks yang luasnya mencapai 8.424 m² ini.

Panduan Membaca Nisan

Ada sekitar 3.000 makam di sini, termasuk 8 Sultan yang bersemayam. Anda bisa membedakan identitas dari bentuk nisannya: nisan mahkota menunjukkan garis sultan, bentuk bulat menandakan laki-laki, dan bentuk pipih untuk perempuan.